Home » Sales » 10 Ciri-ciri Peluang Usaha yang Baik untuk Pemula

10 Ciri-ciri Peluang Usaha yang Baik untuk Pemula

Jika kamu seorang pemula yang baru saja ingin memulai bisnis, sangatlah wajar jika kamu merasa kebingungan dalam memilih jenis bisnis apa yang ingin kamu jalani. Tentu sulit bagi kamu untuk memilih peluang usaha yang baik. Namun, hal ini bukan menjadi alasan bagimu untuk berhenti memulai bisnis. Pada saat ini lah waktu yang tepat untuk memilih jenis bisnis apa yang mungkin dapat kamu lakukan.

Memilih peluang usaha bukanlah suatu hal yang mudah, namun juga bukan suatu hal yang mustahil untuk kamu lakukan. Saat memilih suatu peluang usaha, kamu perlu melakukan riset dan analisis mengenai usaha tersebut. Apakah peluang usaha tersebut dapat menguntungkan atau tidak.

Untuk menjawab segala kebingunganmu, Yezza akan membantumu untuk mengenali apakah suatu peluang usaha tersebut baik untuk kamu jalankan atau sebaliknya. Oleh karena itu, ini lah ciri-ciri peluang usaha yang baik adalah:

1. Nilai Jual Tinggi

Salah satu ciri-ciri peluang usaha yang baik adalah adalah nilai jualnya yang tinggi. Apakah usaha tersebut dapat menghasilkan nilai jual yang tinggi atau sebaliknya.

Untuk melihat nilai jual suatu usaha, kamu dapat melihat seberapa unik ide dan gagasan dari usaha tersebut. Jika usaha tersebut menggunakan ide dan gagasan yang mainstream, maka akan sulit bagi usaha tersebut untuk bersaing dengan brand lain di pasar.

ciri-peluang-usaha-yang-baik-yezza-1

Source: www.dreamstime.com

Selain itu, permintaan pasar (demand) akan suatu produk tersebut juga mempengaruhi. Jika permintaan pasar tinggi, kamu bisa memenuhi permintaan tersebut dengan harapan produkmu akan selalu dicari oleh konsumen.

Kedua komponen tersebut bisa menjadi indikator seberapa tinggi nilai jual suatu peluang usaha. Kamu pun dapat dengan mudah untuk melihatnya.

2. Realistis

Selanjutnya, ciri-ciri peluang usaha yang baik dan potensial adalah realistis atau dapat diwujudkan. Maksudnya adalah apakah usaha tersebut sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dirimu untuk melakukannya.

Mempunyai harapan dan cita-cita yang tinggi merupakan hal yang wajar bagi semua orang. Namun, ketika kamu memulai usaha tanpa melihat kapasitas dan kemampuan diri, hal ini justru akan menimbulkan risiko yang besar pada usahamu. Misalnya, usaha menjadi tidak berumur panjang, risiko bangkrut, dan lainnya.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, kamu harus melihat apakah usahamu sesuai dengan modal yang kamu punya, apakah kamu dengan mudah mendapatkan bahan baku produknya, apakah kamu memiliki kemampuan untuk membuatnya, dan sebagainya.

3. Kreatif

Berbisnis di era modern ini, ide yang kreatif dapat diibaratkan sebagai jantung dari suatu usaha. Suatu usaha tanpa adanya ide dan gagasan yang kreatif akan sulit untuk bersaing di pasar modern ini.

Ketika menilai suatu peluang usaha, hendaknya kamu bisa melihat apakah ide dan gagasannya cukup kreatif atau sebaliknya. Suatu usaha yang memiliki ide terlalu monoton dan mainstream akan mengakibatkan sulitnya suatu usaha tersebut dapat bersaing dengan kompetitor lain. Oleh karena itu, ide bisnis yang kreatif merupakan salah satu ciri-ciri peluang usaha yang baik.

4. Berjangka Panjang

Usaha yang berjangka panjang maksudnya adalah usaha yang tidak mudah mati seiring berjalannya waktu. Dengan kata lain, usaha ini berpotensi akan terus bertahan di pasar untuk bersaing dengan kompetitor lain.

Usaha yang berjangka panjang dapat kamu lihat dari seberapa banyak permintaan konsumen terhadap produknya. Jika permintaan cenderung banyak dan meningkat, maka dapat diprediksi bahwa usaha tersebut mampu bertahan dan bersaing di pasar. Ketika usaha mampu bertahan di pasar, maka usaha tersebut berpeluang baik.

Selain itu, kamu bisa melihat apakah usaha tersebut hanya bergantung pada tren atau tidak. Kita semua tahu bahwa tren akan selalu ada di sekitar kita. Namun, hanya sedikit tren yang dapat bertahan lama. Artinya, ketika usaha tersebut bergantung pada tren, maka usaha tersebut pun akan menghilang mengikuti tren. Usaha musiman seperti ini hendaknya harus dihindari.

5. Risiko Kecil

ciri-peluang-usaha-yang-baik-yezza-2

Source: www.dreamstime.com

Berbisnis memang tidak akan terlepas dari risiko, baik risiko kecil ataupun besar. Namun, sebagai pebisnis kamu dapat memilih dan mengatur seberapa besar risiko yang dapat kamu hadapi.

Sebagai pebisnis pemula, akan lebih baik jika kamu memilih usaha berisiko kecil. Hal ini menghindari kemungkinan kerugian yang besar pada usahamu.

Usaha berisiko kecil merupakan media belajar yang baik bagi kamu untuk memulai berbisnis. Bukan tidak mungkin jika usaha kecilmu ini akan berkembang menjadi usaha yang lebih besar lagi.

6. Sumber Daya Tersedia

Jika kamu memulai suatu usaha yang mengharuskan kamu mengambil barang dari supplier, pastikan apakah supplier tersebut mudah diakses atau sebaliknya. Pastikan juga bahwa lokasi supplier tidak terlampau jauh dari bisnismu. Karena hal ini akan mempengaruhi biaya tambahan untuk memenuhi ketersediaan produk usahamu.

Jika kamu akan memproduksi produk sendiri, kamu harus memastikan apakah bahan baku produk mudah untuk diakses. Jika kamu membutuhkan alat bantu mesin, pastikan bahwa alat mesin tersebut dapat dengan mudah kamu miliki.

Faktor sumber daya ini tidak kalah pentingnya dengan faktor yang lain. Hal ini secara tidak langsung dapat menunjukan seberapa lama keberlangsungan usahamu untuk dapat kamu jalankan. Jika usaha yang kamu jalankan berpotensi mengalami kesulitan akses sumberdaya, maka bisa dikatakan usaha tersebut belum memenuhi ciri-ciri peluang usaha yang baik dan potensial.

7. Mampu Berkembang dan Beradaptasi

Ciri-ciri peluang usaha yang baik adalah usaha yang dapat berkembang dan beradaptasi mengikuti perubahan tren dan zaman. Berkembang artinya bisnis tersebut memiliki potensi untuk menjadi lebih besar lagi. Tidak menutup kemungkinan bahwa bisnis kecil dapat menjadi besar. Untuk menilai ini, kamu dapat melihat seberapa banyak permintaan konsumen terhadap produkmu.

Sedangkan beradaptasi artinya adalah seberapa mudah bisnismu untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan waktu dan zaman. Misalnya, ketika pandemi COVID-19 datang beberapa tahun yang lalu, banyak bisnis yang terpaksa tutup karena tidak dapat menyesuaikan diri. Namun, tidak sedikit juga bisnis yang masih berjalan baik pada saat pandemi karena kemampuannya untuk menyesuaikan diri. Inilah pentingnya kemampuan beradaptasi untuk suatu bisnis.

Kedua indikator ini secara langsung dapat menunjukkan seberapa lama bisnis ini dapat bersaing di pasar. Jika bisnis berpotensi tidak dapat berkembang dan beradaptasi dengan lingkungan dan pasar, maka dapat diprediksi bahwa bisnis tersebut hanya bertahan dalam waktu singkat.

8. Menjadi Solusi untuk Konsumen

Selain memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya, konsumen juga cenderung memilih suatu produk yang dapat menjadi solusi bagi permasalahannya. Produk yang baik adalah produk yang dapat menyelesaikan masalah bagi konsumen.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya riset dalam menentukan produk agar produk yang dijual bisa sesuai dengan kebutuhan dan menjadi solusi bagi konsumen. Riset dapat membantu kamu untuk melihat permasalahan apa yang sedang dihadapi konsumen dan upaya apa yang dapat kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

9. Tidak Mudah Ditiru

Salah satu ciri peluang usaha yang baik dan potensial selanjutnya adalah produknya yang tidak mudah ditiru. Ini lah pentingnya dalam memiliki ciri khas produk sendiri untuk menandakan bahwa produk tersebut adalah original dimiliki oleh brandmu.

Walaupun pasti akan terdapat kemungkinan adanya upaya modifikasi produk oleh brand lain, namun ciri khas produk yang kamu miliki tidak dapat mudah dimiliki oleh brand lain. Inilah pentingnya memiliki ciri khas produk agar konsumen dapat dengan mudah membedakan antara produkmu dengan produk lain.

10. Sesuai Passion

Berbisnis sesuai dengan passion merupakan salah satu hal yang paling diinginkan oleh mayoritas pebisnis. Pasalnya, hal ini terjadi bukanlah karena tanpa alasan.

Ketika kamu berbisnis di bidang yang sesuai dengan passionmu, maka hal tersebut akan mempermudah kamu untuk memahami konsep bisnis seperti apa yang akan kamu jalani. Kamu pun bisa jadi memiliki strategi bisnis yang lebih kuat dibandingkan dengan orang yang berbisnis di bidang yang bukan mereka minati.

Misalnya, jika kamu tertarik pada bidang fashion, maka kamu akan lebih memahami bagaimana proses dan konsep berbisnis di bidang fashion. Sehingga kamu pun bisa memahami strategi seperti apa yang cocok untuk memasarkan produkmu ke konsumen.

Itulah ciri-ciri peluang usaha yang baik yang dapat Yezza uraikan kepada kamu. Bagi beberapa orang, memulai bisnis merupakan perihal yang mudah, namun belum tentu semua pebisnis mampu mempertahankan bisnisnya. Oleh karena itu, riset merupakan kunci untuk memilih bisnis seperti apa yang berpeluang baik dan potensial. Kamu harus pastikan bisnis tersebut mampu bertahan lama, memiliki nilai jual yang tinggi, realistis, risiko yang kecil, dan sebagainya. Semoga Yezza berhasil menjawab segala kebingungan kamu dalam memilih usaha bisnis, ya! Semoga artikel ini bermanfaat.

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.